<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="5381">
 <titleInfo>
  <title>Filsafat ilmu komunikasi</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ardianto, Elvinaro</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Anees,Bambang Q.</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Simbiosa Rekatama Media</publisher>
   <dateIssued>2007</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xii, 214 p.; 24 cm.</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Bila Anda membaca buku teks komunikasi, Anda akan berhadapan dengan sejumlah teori atau model yang men-coba menjelaskan —bahkan membatasi— apa itu komunikasi. Sejumlah teori atau model itu, semuanya tampak benar dan bisa menjelaskan fenomena komunikasi. Anda mungkin akan bertanya: Bila satu teori sudah bisa menjelaskan fenomena komunikasi, mengapa harus ada teori lain? Bila teori baru lebih memadai ketimbang teori lama, mengapa teori lama masih dibicarakan? Atau pertanyaan lain yang kerap muncul adalah, dari sejumlah teori itu manakah yang dapat kita pergunakan untuk menganalisis komunikasi? &#13;
&#13;
&#13;
Filsafat Ilmu Komunikasi dapat memberikan jawaban atas kebingungan itu. Buku ini mencoba menyajikan Filsafat Ilmu Komunikasi secara lebih memadai ketimbang buku-buku sejenis yang telah ada. Dimulai dari pemahaman mengenai filsafat dan filsafat ilmu, sampai kepada penjelajahan sejumlah perspektif ilmu komunikasi (Positivisme, Post-positivisme, Interpretif, Teori Kritis) dan pengaruhnya dalam pembentukan ilmu komunikasi. &#13;
&#13;
&#13;
Filsafat Ilmu Komunikasi sangat penting bagi mahasiswa atau sarjana komunikasi yang hendak melakukan pengembangan teori komunikasi melalui penelitian. Dalam praktik penelitian, biasanya ada tiga pertanyaan mendasar, yaitu: Kemana saya sedang berjalan? Bagaimana saya tiba di sana? Di mana saya sekarang ini berada? Dua pertanyaan pertama dapat ditemukan pada buku-buku metode penelitian, namun pertanyaan ketiga hanya hanya dapat ditemukan jawabannya pada buku Filsafat Ilmu Komunikasi. Pertanyaan ketiga ini sangat penting dan memengaruhi seluruh proses penelitian. &#13;
&#13;
&#13;
Buku ini adalah salah satu buku (dalam bahasa Indonesia) yang sangat representatif dalam menguraikan Filsafat Ilmu Komunikasi. Ditulis bersama oleh dua orang penulis yang sangat menguasai bidangnya: ilmu filsafat dan ilmu komunikasi. Karena itu, buku ini akan memberikan pema-haman yang lebih baik bagi Anda, para mahasiswa S1 dan S2 Fakultas Ilmu Komunikasi, juga para peminat ilmu filsafat dan ilmu komunikasi.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>Communication</topic>
 </subject>
 <classification>302.2</classification>
 <identifier type="isbn">9793782250</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN UMSU Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara</physicalLocation>
  <shelfLocator>302.2 Ard f</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">09000940</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator>302.2 Ard f</shelfLocator>
   </copyInformation>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">09000941</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator>302.2 Ard f</shelfLocator>
   </copyInformation>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">09000942</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator>302.2 Ard f</shelfLocator>
   </copyInformation>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">09004043</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator>302.2 Ard f</shelfLocator>
   </copyInformation>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">09004041</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator>302.2 Ard f</shelfLocator>
   </copyInformation>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">00013951</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Induk</sublocation>
    <shelfLocator>302.2 Ard f</shelfLocator>
   </copyInformation>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">09004042</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator>302.2 Ard f</shelfLocator>
   </copyInformation>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">21001923</numerationAndChronology>
    <sublocation>Pojok Baca FISIP</sublocation>
    <shelfLocator>302.2 Ard f</shelfLocator>
   </copyInformation>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">21002374</numerationAndChronology>
    <sublocation>Pojok Baca FISIP</sublocation>
    <shelfLocator>302.2 Ard f</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Filsafat_Ilmu_Komunikasi.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>5381</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2012-01-04 11:14:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-01-29 09:24:57</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>